Berita

Pelaksanaan Rapid Test Personel UO Mabes TNI

28 Mei 2020
Rapid Test

Corona virus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit jenis baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Virus penyebab COVID-19 ini dinamakan Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2).


Tanda dan gejala umum infeksi COVID-19 antara lain gejala gangguan pernapasan akut seperti demam, batuk dan sesak napas. Masa inkubasi rata-rata 5-6 hari dengan masa inkubasi terpanjang 14 hari. Pada kasus COVID-19 yang berat dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernapasan akut, gagal ginjal, dan bahkan kematian.


Corona virus Disease 2019 (COVID) telah dinyatakan sebagai pandemi dunia oleh WHO. Presiden Republik Indonesia menyatakan status penyakit ini menjadi tahap Tanggap Darurat pada tanggal 17 Maret 2020. Menindaklanjuti hal tersebut Pusat Kesehatan TNI juga bergerak cepat dalam penanganan cepat COVID-19 dengan melaksanakan rapid test antibody. Rapid test antibody merupakan skrining awal, untuk mendeteksi keberadaan antibodi Immunoglobulin M/IgM dan Immunoglobulin G/IgG terhadap virus SARS-CoV-2. Kegiatan rapid test diselenggarakan mulai tanggal 26 Maret s.d tanggal 4 Mei 2020 bertempat di GOR Ahmad Yani dan dilaksanakan oleh lebih dari 8000 personel internal mabes TNI mencakup Prajurit TNI, ASN dan keluarga. Hasil pemeriksaan Rapid test yang reaktif segera dikonfirmasi dengan Real-Time Reverse-Transcriptase Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) yang merupakan baku emas pemeriksaan COVID-19. Selama pelaksanaan rapid test Puskes TNI tetap mengacu pada protokol Kesehatan dengan menjaga jarak antar peserta, penggunaan masker, dan penggunaan hand sanitizer/ cuci tangan.

PEJABAT

KAPUSKES TNI
MAYOR JENDERAL TNI Dr. dr. Tugas Ratmono, Sp.S., M.A.R.S., M.H.

Link Web

Visitor

Hari Ini 9
Kemarin 25
Minggu Ini 118
Bulan Ini 228

Login Website Puskes TNI

Forgot Password