Sejarah PUSKES TNI

Mayor Jenderal TNI Prof. Dr. Satrio ditunjuk sebagai Kapuskes ABRI pertama dari tanggal 11 Desember 1968 sampai dengan tanggal 1 Juli 1970 berdasarkan Surat Keputusan Menhankam/ Pangab Nomor Kep/A/496/1968 tanggal 11 Desember 1968. Sebelum menjabat Kapuskes ABRI, Prof. Dr. Satrio sempat menduduki sejumlah jabatan militer, antara lain Kepala Divisi I Banten, Kepala RSPAD, Direktur Jawatan Kesehatan AD.

Bukan hanya itu, Mayor Jenderal TNI Prof. Dr. Satrio adalah Menteri Kesehatan RI tahun 1959 – 1966.

Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, beliau dibantu oleh personel-personel yang berasal dari Angkatan dan POLRI. Dalam perkembangannya Mayor Jenderal TNI Prof. Dr. Satrio selalu menekankan bahwa setiap Staf Puskes ABRI harus berpikiran dan berwawasan “National and International Wide” kemudian dikenal sebagai perintis terbentuknya Puskes ABRI yang sekarang bernama Pusat Kesehatan TNI.

Melalui Surat Perintah Menhankam/Pangab Nomor Prin/E/319/XI/1970, tanggal 18 November 1970, jabatan Kapuskes ABRI diserahterimakan dari Mayor Jenderal  TNI Prof. Dr. Satrio kepada Mayor Jenderal TNI dr. Soejoto, sebagai Kapuskes ABRI ke-2 beliau menjabat dari tanggal 1 Juli 1970 s.d. tanggal 1 Januari 1971.

Selanjutnya jabatan Kapuskes ABRI diserahterimakan kepada Laksamana Muda TNI dr. Soetrisno sebagai Kapuskes ABRI ke-3 berdasarkan Surat Keputusan Menhankam/Pangab Nomor Kep/E/352/V/1971 tanggal 5 Mei 1971. Beliau menjabat Kapuskes ABRI dari tanggal 1 Januari 1971 s.d. tanggal 1 Maret 1973. Pada masa kepemimpin beliau, Kantor Puskes ABRI dipindahkan ke Jalan Abdul Rachman Saleh I No. 44 Jakarta Pusat, bersebelahan dengan Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto.

Sebagai Kapuskes ABRI ke-4 adalah Marsekal Muda TNI dr. H. Soejoso Soemodimedjo yang bertugas dari tanggal 1 Maret 1973 s.d. tanggal 1 Mei 1977. Jabatan Kapuskes ABRI ke-5 dilanjutkan oleh Mayor Jenderal TNI dr. Abdulah Hasan dari tanggal 1 Mei 1977 s.d. tanggal 1 Mei 1979. Kemudian Kapuskes ABRI ke-6 dijabat oleh Mayor Jenderal TNI dr. H. Kurnia Natadisastra yang menjabat sejak tanggal 15 Mei 1979 s.d. tanggal 1 Mei 1985.

Dilanjutkan Brigadir Jenderal TNI dr. P. Pasaribu sebagai Kapuskes ABRI ke-7, yang bertugas dari tanggal 5 Mei 1985 s.d. 1 September 1990. Pada masa kepemimpinan Beliau Kantor Puskes ABRI dipindahkan ke Gedung Ignatius Adi Sutjipto lantai V, VI, dan VII Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur.

Kapuskes ABRI yang ke-8 yaitu Brigadir Jenderal TNIdr. H. M. Mushadi sejak tanggal 1 Setember 1990 s.d. tanggal 8 April 1993. Selanjutnya dari tanggal 20 Maret s.d. tanggal 3 Oktober 1996, Kepemimpinan Puskes ABRI ke-9 dijabat oleh Bigadir Jenderal TNI dr. H. Djaelani. Jabatan Kapuskes ABRI ke-10 selanjutnya dipegang oleh Laksamana Pertama TNI dr. H. Harijanto Mahdi, Sp.THT yang bertugas sejak tanggal 3 Oktober 1996 s.d. tanggal 1 Oktober 2000

Kepemimpinan dilanjutkan oleh Brigadir Jenderal TNI dr. Krismanto PS, Sp.RM sebagai Kapuskes ABRI ke-11 dari tanggal 1 Oktober 2000 s.d. tanggal 1 Juli 2002. Semasa kepemimpinan beliau, dilakukan reformasi di berbagai sendi kehidupan yang berdampak kepada perubahan Struktur Organisasi Puskes ABRI yang kemudian berganti nama menjadi Pusat Kesehatan TNI (Pusat Kesehatan TNI).

Sejak tanggal 1 Juli 2002 s.d. tanggal 1 Februari 2003 Kapuskes TNI ke-12 dijabat oleh Marsekal Pertama TNI dr. Sumarsisto, Sp.B. Kemudian berdasarkan Skep/30/ II/2003 tanggal 3 Februari 2003, Kapuskes TNI yang ke-13 dijabat oleh Marsekal Pertama TNI dr. A. Hidayat, Sp.B, MARS dari tanggal 1 Februari 2003 s.d. 22 Januari 2008, namun pada tahun 2006 dinaikkan pangkatnya satu tingkat lebih tinggi menjadi Marsekal Muda TNI (berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/253/V/2008). Sejak saat itu, jabatan Kapuskes TNI menjadi Bintang Dua.

Kapuskes TNI ke-14 dari tanggal 22 Januari 2008 s.d. tanggal 29 Mei 2008 dijabat oleh Laksamana Muda TNI dr. Imansyah Ali, Sp.PD berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/253/V/2008 tanggal 29 Mei 2008 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI. Selanjutnya, Kapuskes TNI ke-15 dijabat oleh Mayor Jenderal TNI dr. Heridadi, M.Sc, dari tanggal 29 Mei 2008 s.d. tanggal 9 Juni 2010 dan pada tanggal 9 Juni 2010 s.d. tanggal 1 Februari 2012 Kapuskes TNI ke-16 dijabat oleh Marsekal Muda TNI dr. Mariono R, Sp.OG, Sp.KP selanjutnya digantikan oleh Marsekal Muda TNI dr. Maryunani S, M.Si., Sp.KP sebagai Kapuskes TNI ke-17 dari tanggal 1 Februari 2012 s.d. tanggal 16 Oktober 2012 dan dilanjutkan oleh Kapuskes TNI ke-18 Mayor Jenderal TNI dr. Dedy Achdiat Dasuki, Sp.M dari tanggal 16 Oktober s.d. tanggal 4 Juni 2013.

Jabatan Kapuskes TNI ke-19 selanjutnya dipegang Mayor Jenderal TNI dr. Komarudin Boenjamin, Sp.U. sejak tanggal 4 Juni 2013 s.d.  tanggal 31 Desember 2013. Kapuskes TNI ke-20 dijabat oleh Mayor Jenderal TNI dr. Daniel Tjen, Sp.S. dari tanggal 31 Desember 2013 s.d. tanggal 25 Mei 2015, dilanjutkan oleh Kapuskes TNI ke-21 Mayor Jenderal TNI dr. Ponco Agus Prasojo, Sp.B., KBD dari tanggal 25 Mei 2015 s.d. tanggal 18 Agustus 2015. Selanjutnya Kapuskes TNI ke-22 adalah Laksamana Muda TNI drg. Bambang Haryoto R, Sp.Ort yang berdinas dari tanggal 18 Agustus 2015 s.d 14 Desember 2015. Dan dari tanggal 14 Desember 2015 s.d. saat ini Pusat Kesehatan TNI dibawah Pimpinan Kapuskes TNI ke-23 Mayor Jenderal TNI dr. Ben Yura Rimba, MARS.

PEJABAT

KAPUSKES TNI
MAYOR JENDERAL TNI Dr. dr. Tugas Ratmono, Sp.S., M.A.R.S., M.H.

Link Web

Visitor

Hari Ini 10
Kemarin 25
Minggu Ini 119
Bulan Ini 229

Login Website Puskes TNI

Forgot Password