berita

Kapuskes TNI Buka Pelatihan Integratif TNI Tactical Combat Casualty Care (TCCC) TA 2026

(Puskes TNI) – Senin, 8 Juni 2026, bertempat di Ruang dr. Suhud Lantai III, Lakespra dr. Saryanto, Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) TNI Mayor Jenderal TNI dr. Hadi Juanda, Sp.PD., MARS., CFrA., secara resmi membuka Pelatihan Integratif TNI Tactical Combat Casualty Care (TCCC) Tahun Anggaran 2026. Dalam kegiatan tersebut, Kapuskes TNI didampingi oleh Kolonel Kes (W) Winami, B.Sc., SAP., S.Kep., Ners., Kepala Bidang Pengembangan Kesehatan (Kabidbangkes) Puskes TNI selaku pelaksana kegiatan, serta Kabiddukkesops, Kepala Satuan Pengawasan Internal (Ka SPI) Puskes TNI, dan para Perwira Staf Puskes TNI.

Turut hadir dalam acara pembukaan tersebut perwakilan Kepala Pusat Kesehatan Angkatan Darat (Kapuskesad), Direktur Pembinaan Pendidikan dan Latihan (Dirbindiklat) Puskesad, Wakil Kepala Pusat Kesehatan Angkatan Laut (Wakapuskesal), Kepala Pusat Kesehatan Angkatan Udara (Kapuskesau), Kepala Lakespra dr. Saryanto, Komandan Satuan Pendidikan Pusminpers TNI, Kepala Departemen Pembinaan Komunikasi dan Litbang Lakespra dr. Saryanto, serta para Pejabat Utama (PJU) Lakespra dr. Saryanto.

Pelatihan Integratif TNI Tactical Combat Casualty Care (TCCC) TA 2026 merupakan salah satu program pembinaan kesehatan TNI yang dilaksanakan secara periodik dan berkelanjutan sesuai dengan kalender program kerja tahun anggaran. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan personel kesehatan TNI dalam memberikan pertolongan taktis kepada korban tempur secara cepat, tepat, dan efektif di medan operasi.

Tactical Combat Casualty Care (TCCC) merupakan konsep pertolongan medis taktis yang mengintegrasikan tindakan penyelamatan jiwa di medan pertempuran dengan proses evakuasi medis yang didukung oleh sarana transportasi yang memadai. Melalui penerapan prinsip-prinsip TCCC, diharapkan korban dapat memperoleh penanganan awal yang optimal sehingga memiliki peluang lebih besar untuk selamat hingga mencapai fasilitas kesehatan yang mampu memberikan pelayanan medis lanjutan secara komprehensif.

Dalam pelaksanaannya, pertolongan taktis terhadap korban tempur merupakan bagian penting dari fase pre-hospital care, yaitu tahap penanganan sebelum korban mencapai fasilitas pelayanan kesehatan lapangan. Fase ini memiliki peran yang sangat strategis karena menjadi faktor penentu dalam upaya penyelamatan nyawa personel di daerah operasi. Oleh karena itu, kemampuan personel dalam melakukan penanganan cedera tempur, pengendalian perdarahan, manajemen jalan napas, hingga proses evakuasi medis menjadi kompetensi yang wajib dimiliki oleh setiap unsur kesehatan maupun personel yang terlibat dalam operasi militer.

Melalui pelatihan ini, TNI terus berkomitmen untuk meningkatkan profesionalisme dan interoperabilitas personel kesehatan dalam mendukung tugas pokok TNI. Selain memperkuat kemampuan teknis medis lapangan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyamakan persepsi, prosedur, dan standar tindakan medis taktis di lingkungan TNI, sehingga tercipta sistem dukungan kesehatan operasi yang semakin efektif, responsif, dan berorientasi pada keselamatan personel.

Diharapkan, melalui Pelatihan Integratif TNI Tactical Combat Casualty Care (TCCC) TA 2026, kemampuan sumber daya manusia kesehatan TNI semakin meningkat dalam menghadapi berbagai tantangan tugas operasi, sekaligus mendukung terwujudnya sistem dukungan kesehatan yang profesional, modern, dan adaptif terhadap dinamika ancaman di medan penugasan.