Kesehatan TNI Perkuat Kerja Sama Kesehatan Militer ASEAN dalam ACMMC ke-13 di Kamboja

Siem Reap, Kamboja — Kesehatan TNI kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kerja sama dan kesiapsiagaan kesehatan militer di kawasan ASEAN melalui keikutsertaan pada ASEAN Chiefs Military Medicine Conference (ACMMC) ke-13 yang diselenggarakan di Empress Angkor Resort, Siem Reap, Kamboja, pada 28–29 Juni 2026.
Dalam konferensi tersebut, Kepala Pusat Kesehatan TNI (Kapuskes TNI) Mayor Jenderal TNI dr. Hadi Juanda, Sp.PD., MARS., CFrA hadir sebagai Head of Delegate (HOD), didampingi Kolonel Ckm dr. Bayu Dewanto, Sp.BS selaku Senior Delegate, serta Lettu Laut (K/W) dr. Putri Rahayu sebagai peserta program Young ASEAN Military Medicine Officer (YAMMO).
Mengusung tema “Enhancing ASEAN Military Readiness and Resilience in the Face of CBRN Threats”, ACMMC ke-13 menjadi forum penting bagi para pimpinan kesehatan militer negara-negara ASEAN untuk memperkuat kesiapsiagaan, ketahanan, serta kapasitas respons dalam menghadapi berbagai ancaman CBRN (Chemical, Biological, Radiological, and Nuclear).
Selama pelaksanaan konferensi, delegasi Kesehatan TNI mengikuti berbagai agenda strategis, antara lain pertemuan Kepala Kesehatan Militer ASEAN, bilateral meeting, serta kegiatan kompetisi dan presentasi ilmiah YAMMO. Forum tersebut menjadi ruang untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, serta gagasan dalam pengembangan sistem kesehatan militer yang adaptif terhadap dinamika ancaman dan tantangan keamanan kesehatan di kawasan.
Keikutsertaan Kesehatan TNI dalam forum ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan kerja sama dengan negara-negara anggota ASEAN, khususnya dalam membangun kapasitas kesehatan militer yang mampu mendukung kesiapan operasional dan respons bersama terhadap situasi darurat.
Program Young ASEAN Military Medicine Officer (YAMMO) turut menjadi bagian penting dalam konferensi. Program ini memberikan kesempatan bagi para perwira muda kesehatan militer dari negara-negara ASEAN untuk mempresentasikan hasil kajian dan penelitian, sekaligus membangun jejaring serta bertukar pengetahuan dan pengalaman dalam bidang kedokteran militer.
Pada rangkaian closing ceremony, dilaksanakan pula prosesi serah terima tuan rumah ACMMC dari Kamboja kepada Laos, yang akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan ACMMC pada tahun 2027. Serah terima tersebut menandai kesinambungan forum kerja sama kesehatan militer ASEAN yang diselenggarakan secara bergiliran oleh negara-negara anggota ASEAN.
ACMMC merupakan konferensi tahunan yang mempertemukan para kepala kesehatan militer negara-negara ASEAN. Forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat kerja sama, meningkatkan kapasitas sistem kesehatan militer, serta membangun kesiapan bersama dalam menghadapi berbagai keadaan darurat, mulai dari bencana alam, krisis kemanusiaan, penyakit menular, hingga tantangan kesehatan dan ancaman keamanan yang terus berkembang.
Melalui keikutsertaan dalam ACMMC ke-13, Kesehatan TNI menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kerja sama kesehatan militer di kawasan ASEAN, sekaligus berkontribusi dalam membangun sistem kesehatan militer yang tangguh, adaptif, dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
(PPID Puskes TNI)


