18 June 2024

Bertempat di Kota Medan Sumatera Utara pada hari Kamis (25/8/2022) dan Banda Aceh ( 26/ 8/ 2022),  Ketua Umum Dharma Pertiwi, Ny. Hetty Andika Perkasa selaku Ibu asuh anak stunting dan Kepala BKKBN RI – Dr (Hc) Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), melanjutkan kegiatan  roadshow berikutnya , sebagai bentuk kolaborasi antara TNI, Dharma Pertiwi dan BKKBN serta mitra kerja dalam rangka percepatan penurunan stunting untuk mewujudkan SDM unggul Indonesia.

Kegiatan yang digelar didua lokasi tersebut dengan didampingi oleh  Aster Panglima TNI dan Kapuskes TNI menggelar berbagai kegiatan diantaranya; sosialisasi pemanfaatan lahan tidur  untuk ditanami sekaligus pemberian bibit bagi rumah pangan lestari, peninjauan  pelayanan KB Kesehatan ( MOW, MOP, IUD, Implant) serta demo memasak makanan sehat untuk pencegahan stunting dengan menggunakan resep menu makanan sehat dan bergizi dari Ibu Megawati Soekarnoputri serta penyerahan bantuan makanan tambahan  bagi  masyarakat yang beresiko stunting.

Kegiatan Pelayanan KB Kesehatan di Kota Medan dilaksanakan di Kosek 1, Medan sementara kegiatan di Banda Aceh dilaksanakan di Rumkit Tk. II Iskandar Muda. Dalam kesempatan ini, Ibu Hetty menyempatkan diri untuk menyapa para akseptor dan meninjau langsung pelaksanaan tindakan pelayanan Kesehatan yang dilakukan baik oleh para Tenaga Kesehatan TNI berkolabrorasi dengan para tenaga Kesehatan BKKBN setempat.

Kehadiran Ibu Asuh Stunting Indonesia mendapatkan sambutan yang antusias oleh para akseptor di kedua kota tersebut.

Saat acara roadshow tersebut  Kepala BKKBN RI, dr.Hasto Wardoyo, Sp.OG mengatakan bahwa  “Sumatera Utara dan Aceh merupakan dua provinsi yang masuk dalam prioritas untuk percepatan penuruan angka stunting dan banyak cara serta upaya yang dapat dilakukan untuk mendorong penurunan angka tersebut, seperti halnya dengan melakukan kegiatan seperti saat ini.

TNI juga berkomitmen penuh mendukung BKKBN dalam upaya percepatan penurunan angka stunting dalam rangka mengejar target nasional diangka 14 % pada tahun 2024 mendatang.  Hal itu disampaikan Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) TNI Mayjen TNI Dr.Budiman, Sp.BP.RE(K), M.A.R.S., M.H didampingi Kapuskes AD, dan Kadiskes AL dan Kadiskes AU.

“Seperti kita ketahui bahwa angka stunting di Indonesia masih cukup tinggi, jadi TNI siap berkolaborasi mendukung BKKBN dalam percepatan penurunan stunting,” katanya. Beliau menambahkan pula bahwasanya TNI memiliki banyak SDM dan fasilitas pelayanan Kesehatan baik berupa Posyandu, klinik maupun Rumah Sakit. Hal ini juga untuk  melanjutkan tradisi TNI Manunggal KB – Kesehatan yang sebelumnya pernah dilaksanakan TNI.

Hasil pencapaian  tindakan pelayanan KB- Kesehatan bagi para akseptor yang dilakukan dikedua kota tsb, sbb:   IUD ( Medan :12, Aceh: 27), Implan ( Medan: 113 , Aceh: 24), MOW (Medan:  53 , Aceh : 5.). Total pencapaian jenis pelayanan KB pada kedua kota tersebut sebanyak 234 akseptor.